Home » Construction Materials » Tips Mengatasi Rembesan Dan Atap Bocor

Tips Mengatasi Rembesan Dan Atap Bocor

February 4th, 2019 Construction Materials

cara mengatasi atap bocorMasalah kebocoran atap rumah sering dikeluhkan sebagian orang di musim hujan. Bagaimana mengatasi rembesan dan atap bocor?. Untuk mengatasi masalah tersebut, penghuni rumah harus pintar mengatur pembiayaan perbaikan rumahnya agar dapat kembali indah dan nyaman dengan biaya yang murah.

Ada beberapa kerusakan pada rumah tinggal sebenarnya dapat diatasi sendiri, karena sekarang banyak produk-produk bahan bangunan baru dengan teknologi tinggi yang tersedia di pasaran yang pengerjaannya cukup praktis sehingga tidak memerlukan tenaga tukang. Tinggal bagaimana mempelajari penyebab kerusakan dan mencari bahan yang bisa digunakan untuk mengatasinya.

Pemasangan komponen-komponen atap yang dilakukan dengan benar dan pemilihan material yang tepat, sangat menentukan permasalahan yang terjadi pada atap. Untuk mengatasi penyebab rumah bocor dan berbagai permasalahan tersebut, berikut tips cara mengatasi rembesan dan atap bocor.

Pertama, Cermati kemiringan sudut atap. Desainlah atap dengan sudut kemiringan yang tepat, sehingga air dengan cepat mengalir. Sudut kemiringan yang ideal sekitar 30o-35o, namum ada beberapa jenis kemiringan atap dengan sudut yang lebih landai seperti atap dengan penutup atap dengan seng.

Baca Juga : Memilih Jenis Penutup Atap Rumah

Kedua, Pilih genteng yang berkualitas baik. Jika penutup atap menggunakan genteng. Genteng yang kurang bagus dapat menimbulkan kebocoran, pilih penutup atap genteng yang berkualitas sehingga tidak mudah retak yang akan menyebabkan air rembes ke bawah. Penutup atap dengan kualitas yang bagus dipasang dengan sempurna tanpa adanya celah. Pilihan material penutup atap sangat beragam mulai dari genting dari tanah, keramik, metal, pvc, bitumen, beton dan lain sebagainya.

Ketiga, Minimalkan sambungan atap. Karena kebocoran dapat ditimbulkan dari sambungan, jadi minimalkan pemakaian sambungan anatara atap seperti penggunaan nok atau bubungan, jurai ataupun model atap bersusun, karena setiap pertemuan atap berpontensi untuk bocor. Atap dengan model pelana paling ideal untuk mengurangi resiko bocor.

Keempat, Perhatikan ketinggian bubungan atau nok. Bubungan bila dipasang terlalu tinggi akan menimbulkan celah yang bisa mengundang air. Dalam pengerjaan harus rapi dan menggunakan bahan yang tidak mudah retak. Bahan yang dipakai berupa lembaran yang tahan air, lunak dan lentur sehingga tahan tidak mudah rapuh akibat pengaruh cuaca. Cara ini akan membuat atap lebih bersih dan rapi yang disebabkan oleh lelehan adukan yang kerap mengotori atap.

Baca Juga : Desain Atap Rumah

Kelima, Pasang talang dengan tepat. Pilih talang dengan ukuran, kekuatan dan pemasangan yang tepat. Karena talang berfungsi untuk mengarahkan air hujan  limpasan dari atap.

Keenam, Aplikasikan waterproofing. Waterproofing adalah bahan pelapis yang kedap air sehingga dapat mencegah kebocoran. Aplikasikan waterproofing pada setiap sambungan dengan benar agar tidak terjadi retak rambut yang akan berakibat terjadi rembesan dan kebocoran. Untuk aplikasi waterproofing bisa dilakukan dengan kuas, roller atau sprayer. Dalam pengaplikasianya dibuat berlapis. Lapis pertama berupa waterproofing yang diencerkan dengan air 10 persen agar lebih menyatu dengan permukaan yang dilapisinya. Lapis kedua berupa waterproofing tanpa campuran. Hal ini lakukan berulang dengan ulangan arah lapisannya berlawanan arah agar kedua lapisan saling menutupi minimal satu kali ulangan.

Baca Juga : Kekurangan dan Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

Khusus kebocoran pada talang beton mirip dengan kebocoran-kebocoran lain pada elemen bangunan yang berwujud beton. Beberapa diantaranya adalah kebocoran pada ban-banan (pertemuan antara dinding dan atap) dan kebocoran pada dak beton. Solusi untuk mengatasi kebocoran ini dapat digunakan semen instan, waterproofing dan serat fiber. Kebocoran pada talang beton dapat diatasi dengan waterproofing sedang pada ban-banan dapat dipasang genteng nok lebih dahulu hal ini akan lebig tahan terhadap kebocoran.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Tips Mengatasi Rembesan Dan Atap Bocor





Related Post to Tips Mengatasi Rembesan Dan Atap Bocor

Perpres Nomor 4 Tahun 2015

May 2, 2015
Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 merupakan Perubahan keempat Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah membuat beberapa perubahan yang cukup signifikan...

Dinding Bata Ringan

July 6, 2012
Dinding  bata ringan adalah dinding bata yang menyerupai beton dan memiliki sifat kuat, tahan air dan api, awet  yang diproduksi di pabrik dengan menggunakan...

Tips Menghias Langit-Langit Kamar

November 2, 2010
Tips Menghias Langit-Langit Kamar dengan Kerlap kerlip Sinar Bintang di Malam Hari. Adalah Markus Watts dengan pengalamannya sejak tahun 1995 berkreasi dengan menghias langit-langit...

Membuat Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan

January 21, 2011
Rencana Anggaran Biaya atau RAB  merupakan pekerjaan perencanaan yang dapat menjembatani antara kebutuhan desain dan anggaran yang tersedia sehingga suatu pekerjaan sesuai dengan yang...