Home » Tata Cara » TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

April 3rd, 2009 Tata Cara

rigid-pevementTanpa pemeliharaan dan perbaikan jalan secara memadai, baik rutin maupun berkala, akan dapat mengakibatkan kerusakan yang besar pada jalan, sehingga jalan akan lebih cepat kehilangan fungsinya. Jalan beton semen atau perkerasan kaku terdiri dari slab dan lapis pondasi beton.

Apabila perkerasan kaku dipelihara dengan baik dan tetap dalam kondisi yang baik, maka jalan beton semen tersebut akan mempunyai umur lebih lama dari pada jalan aspal. Tetapi sekali jalan beton ini mulai rusak, maka kerusakan itu berlangsung sangat cepat.

Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan pemeliharaan yang bersifat pencegahan seperti menutup sambungan atau retak-retak dan memperbaiki kerusakan-kerusakan, yang timbul, dan menemukan penyebab-penyebabnya dengan melakukan pemeriksaan (inspeksi) secara rutin.

Tiga hal yang menjadi tujuan pemeriksaan rutin dalam pemeliharaan jalan adalah:

  • Menghilangkan penyebab kerusakan perkerasan jalan dan membuat langkah- langkah pencegahan.
  • Menemukan lokasi kerusakan jalan pada tahap sedini mungkin, untuk dilakukan penanganan sementara dan merencanakan perbaikan secepat mungkin.
  • Mempertimbangkan pengaruh pelaksanaan perbaikan terhadap lalu-lintas dan lingkungan di sepanjang jalan.

Pemeriksaan merupakan bagian yang penting dalam pemeliharaan jalan, oleh karena itu petugas yang akan melaksanakan pemeriksaan harus dilatih untuk mendapatkan pengetahuan yang memadai tentang cara pemeriksaan yang benar.

Dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan perkerasan kaku sangat penting diketahui penyebab kerusakannya. Jalan beton dapat mengalami kerusakan pada slab, lapis pondasi dan tanah dasarnya.

Apa penyebab kerusakan tersebut dan bagaimana perbaikannya dapat dipelajari dalam Tata Cara Pemeliharaan Perkerasan Kaku disini.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Comment for TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

  1. andri // May 19th, 2009 at 10:34 pm

    saya pengen tahu bagaimana cara-cara pemeliharaan perkerasan jalan kaku dan bentuk-bentuk kerusakab perkerasan kaku tersebut kalau boleh beserta gambar-gambarnya.

  2. arya // May 19th, 2009 at 11:49 pm

    Untuk pemeliharaan, perlu penelitian kondisi perkerasan dilapangan untuk mengetahui antara lain sifat-sifat dari permukaan perkerasan, data konstruksi perkerasan dan data eksternal lainnya. untuk bentuk-bentuk dan gambar kerusakan perkerasan kaku, contoh ada pada lampiran di TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) NO. 10/T/BNKT/ 1991 dari DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA silahkan unduh link diatas.

  3. pakne ipul // June 9th, 2009 at 9:27 pm

    cara mrnsmbsl rigid pavement agar bisa menyatu/tidak lepas lagi pakai apa Bang?

  4. Robby // July 10th, 2009 at 4:41 pm

    sebenarnya untuk lapis tanah dasar itu sebaiknya menggunakan sirtu atau camen?

Trackbacks

  1. Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen | aryapersada.com





Related Post to TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

Konstruksi Jalan di Tanah Gambut (2)

March 24, 2009
Areal gambut yang luas untuk konstruksi jalan, biasanya dengan cara memperbaiki areal tersebut. Dengan cara dikupas atau digali, kemudian galian tersebut diisi dengan lapisan...

Perhitungan harga satuan pekerjaan dinding

July 1, 2010
Standar Perhitungan harga satuan pekerjaan dinding ini merupakan hasil revisi SNI 03-6897-2002, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan dinding  yang disesuaikan dengan keadaan di...

Beragam Istilah Dalam Properti

July 17, 2012
Banyak istilah yang sering digunakan oleh pelaku bisnis dalam dunia investasi properti. Dengan mengetahui istilah-istilah properti, seseorang akan dapat mengerti maksud dari kata-kata tersebut...

Perpres 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

October 29, 2010
Perpres No. 54 Tahun 2010 secara hukum dinyatakan berlaku sejak ditandatangani yaitu tanggal 6 Agustus 2010, akan tetapi oleh LKPP diberikan aturan peralihan dan...