Home » Pedoman » Tata Cara » Transportation » Tanah Dasar Jalan

Tanah Dasar Jalan

March 5th, 2010 Pedoman, Tata Cara, Transportation

Tanah dasar jalan merupakan pondasi bagi perkerasan baik perkerasan yang terdapat pada alur lalu-lintas maupun bahu. Dengan demikian tanah dasar merupakan konstruksi terakhir yang menerima beban kendaraan yang disalurkan oleh perkerasan.

Pada kasus yang sederhana tanah dasar dapat terdiri atas tanah asli tanpa perlakuan sedangkan pada kasus lain yang lebih umum, tanah dasar terdiri atas tanah asli pada galian atau bagian atas timbunan yang dipadatkan.

Tanah dasar sebagai pondasi perkerasan disamping harus mempunyai kekuatan atau daya dukung terhadap beban kendaraan, maka tanah dasar juga harus mempunyai stabilitas volume akibat pengaruh lingkungan terutama air. Tanah dasar yang mempunyai kekuatan dan stabilitas volume yang rendah akan mengakibatkan perkerasan mudah mengalami  deformasi dan retak. Dengan demikian maka perkerasan yang dibangun pada tanah dasar yang lemah dan mudah dipengaruh lingkungan akan mempunyai umur pelayanan yang pendek.

Sebagai prasarana transportasi darat, perkerasan harus mempunyai permukaan yang selalu rata dan kesat, agar para pengguna jalan dapat merasa nyaman dan aman (safe). Karena dibangun pada tanah dasar, maka kinerja perkerasan akan sangat dipengaruhi oleh mutu tanah dasar.

Dengan dituntutnya perkerasan yang harus selalu mempunyai permukaan yang rata, maka persyaratan utama yang harus dipenuhi tanah dasar adalah tidak mudah mengalami perubahan bentuk. Tanah dasar yang mengalami perubahan bentuk, baik akibat beban lalu-lintas maupun cuaca, akan mengakibatkan perkerasan mengaiami kerusakan seperti bergelombang, alur dan terjadi penurunan.

Perubahan bentuk tanah dasar dapat diakibatkan oleh kekuatan atau daya dukung yang rendah (tanah mudah runtuh), pengembangan, penyusutan dan densifikasi tanah dasar serta konsolidasi tanah di bawah tanah dasar. Lebih jauh lagi, faktor-faktor tersebut akan tergantung pada jenis tanah, berat isi kering dan kadar air.

Sehubungan dengan hal diatas Bina Marga menyajikan pedoman untuk pekerjaan tanah dasar dengan ruang lingkup sebagai berikut:

Buku 1. Umum
Menguraikan tentang sifat alami tanah, sifat-sifat dasar tanah, udara dalam tanah, air dalam tanah, klasifikasi tanah, persyaratan dan pengendalian pekerjaan tanah, serta perencanaan pekerjaan tanah. Dapat diunduh disini

Buku 2. Pedoman Pekerjaan Tanah Dasar untuk Pekerjaan Jalan
Menguraikan tentang tata cara pekerjaan galian tanah, tata cara pekerjaan timbunan tanah, tata cara pekerjaan pemadatan tanah, permasalahan dalam pekerjaan tanah, serta keselamatan kerja, pengendalian lingkungan pada pelaksanaan pekerjaan tanah, permasalahan tanah dasar serta contoh perencanaan dan proyek pekerjaan tanah. Dapat diunduh disini.

Buku 3. Pedoman Penyelidikan dan Pengujian Tanah Dasar untuk Pekerjaan Jalan
Menguraikan tentang tata cara penyelidikan dan pengambilan contoh tanah, serta pengujian tanah. Dapat diunduh disini atau di page download.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Comment for Tanah Dasar Jalan

Trackbacks

  1. Mengapa Kondisi Jalan Kotaku Tidak Mulus Dan Berlubang | aryapersada.com





Related Post to Tanah Dasar Jalan

TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

April 3, 2009
Tanpa pemeliharaan dan perbaikan jalan secara memadai, baik rutin maupun berkala, akan dapat mengakibatkan kerusakan yang besar pada jalan, sehingga jalan akan lebih cepat...

Peluang Bisnis di Dunia Maya

March 2, 2009
Peluang Bisnis di Internet. Dunia internet berkembang sangat pesat dan menyentuh berbagai aspek kehidupan. Terutama yang berhubungan dengan dunia bisnis. Dalam dunia bisnis,  internet ...

5 Faktor Memilih Lokasi Usaha

November 30, 2012
Lokasi usaha yang tepat dan strategis memang menentukan kelangsungan usaha. Oleh sebab itu pemilihan lokasi usaha masuk dalam daftar perencanaan yang sangat penting. Berikut...

Desain Konstruksi Atap Baja Ringan

July 17, 2014
Dalam mendesain konstruksi atap baja ringan banyak variabel yang digunakan untuk mendesainnya. Semakin lengkap data yang ada akan membantu dalam proses perencanaannya. Proses desain...