Home » Drainage » Peresapan Air untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

Peresapan Air untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

February 21st, 2011 Drainage

perasapan air imagePerkembangan perumahan dan permukiman yang pesat sering kurang terkendali dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang sehingga mengakibatkan banyak kawasan rendah yang semula berfungsi tempat parkir air (retarding pond) dan bantaran sungai menjadi tempat hunian. Kondisi ini akhirnya meningkatkan volume air permukaan yang masuk ke saluran drainase dan sungai.

Hal tersebut diatas dapat membawa dampak pada kemampuan drainase dalam mengeringkan suatu kawasan, sehingga menimbulkan permasalahan berupa genangan air. Oleh karena itu tentunya perlu penanganan untuk meminimalisir permasalahan ini dengan memperhatikan fungsi drainase yang berlandaskan pada konsep drainase yang berwawasan lingkungan.

Berbeda dengan paradigma lama yang prinsipnya mengalirkan limpasan air hujan ke badan air penerima secepatnya, tetapi berwawasan lingkungan prinsipnya agar air hujan yang jatuh ditahan dulu agar lebih banyak yang meresap ke dalam tanah melalui bangunan resapan baik buatan atau alamiah seperti kolam tandon, sumur-sumur resapan, biopori dan lain-lain.

Sumur resapan air hujan adalah prasarana untuk menampung dan meresapkan air hujan ke dalam tanah. Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan harus memenuhi beberapa persyaratan umum sebagai berikut:

  • Sumur resapan air hujan ditempatkan pada lahan yang relatif datar.
  • Sumur resapan harus dijauhkan dari tempat penimbunan sampah, jauh dari septictank (minimum 5 m diukur dari tepi), dan berjarak minimum 1 m dari pondasi bangunan.
  • Kedalaman muka air tanah minimum 1,50 m pada musim hujan. Sumur resapan bisa sampai tanah berpasir atau maksimal 2 m di bawah permukaan air tanah.
  • Struktur tanah yang dapat digunakan harus mempunyai nilai permeabilitas tanah (kemampuan tanah menyerap air) lebih besar atau sama dengan 2 cm/jam.

Mengingat semakin sedikitnya lahan terbuka saat ini berdampak pula pada bencana banjir yang melanda beberapa daerah. Dengan membuat lubang resapan atau biopori adalah salah satu alternatif lain untuk memperbaiki kondisi seperti ini. Lubang resapan ini dapat membantu peresapan air khususnya air hujan ke dalam tanah. Selain itu juga dapat membantu untuk meningkatkan kesuburan tanah.

*) SNI mengenai drainase:

  1. SNI 02-2406-1991 tentang tata cara perencanaan umum drainae perkotaan
  2. SNI 03-6368-2000 tentang spesifikasi pipa beton untuk saluran air limbah, saluran air hujan dan gorong-gorong.
  3. SNI 03-6966-2003 tentang spesifikasi saluran air hujan pracetak berlubang untuk lingkungan permukiman
  4. SNI 06-2459-2002 tentang spesifikasi sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan.
  5. SNI 03-2453-2002 tentang tata cara perencanaan sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan.
  6. SNI 03-6481-2000 tentang spesifikasi pipa baja bergelombang dengan lapis pelindung logam untuk pembuangan air dan drainase bawah tanah.
Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Comment for Peresapan Air untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

  1. machmudjunus // February 21st, 2011 at 10:48 pm

    Salam Wr Wb. Kabarnya Pujur, mudah mudahan andapun demikian.
    Blog sampeyan semakin keren aja, penuh keilmuan. klo saya tetep aja kluyuran cari foto sama noriz (Norman Rizal) masih ingat kan . . . . .?

  2. mayang // June 9th, 2013 at 5:30 pm

    thanks infonya…izin share ya..





Related Post to Peresapan Air untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

Yang Perlu Diperhatikan Pada Pengecoran

December 7, 2014
Hal yang perlu diperhatikan pemadatan pada pengecoran beton adalah sebagai berikut: Campuran beton harus segera diisikan ke tempat yang mau dicor. Beton harus sudah...

Perhitungan harga satuan pekerjaan kayu

July 2, 2010
Standar ini merupakan hasil revisi SNI 03-3434-2002, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan kayu untuk bangunan gedung, yang disesuaikan dengan keadaan di Indonesia dengan...

Tips Pengecatan Dinding

March 23, 2012
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengecat dengan benar. Pengecatan yang kurang tepat akan mempengaruhi hasil pengecatannya. Berikut ini tips pengecatan dinding adalah sebagai...

5 Faktor Memilih Lokasi Usaha

November 30, 2012
Lokasi usaha yang tepat dan strategis memang menentukan kelangsungan usaha. Oleh sebab itu pemilihan lokasi usaha masuk dalam daftar perencanaan yang sangat penting. Berikut...