Home » Transportation » Prinsip Umum Hidrologi dan Hidrolika untuk Jalan dan Jembatan

Prinsip Umum Hidrologi dan Hidrolika untuk Jalan dan Jembatan

March 26th, 2010 Transportation

Pekerjaan Jalan
Kurang memadainya drainase jalan dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan konstruksi jalan. Oleh karena itu perencanaan sistem drainase jalan harus dilaksanakan dengan baik. Air hujan atau air limpasan dari daerah disekitar jalan harus dialirkan ke sungai atau ke tempat-tempat pembuangan lainnya dengan melalui saluran tepi jalan dan bangunan air yang melintasi jalan seperti gorong-gorong.

Saluran dan buangan air tersebut dimensinya harus diperhitungkkan cukup untuk mengalirkan sejumlah air dalam kurun waktu tertentu atau debit aliran air. Permasalahannya adalah seberapa besar debit yang harus disalurkan melalui saluran dan bangunan air tersebut? Berapa dimensi saluran serta bangunan air yang diperlukan untuk mengalirkan debit tersebut?.

Analisa Hidrologi dimaksudkan untuk menetapkan besarnya debit air yang harus disalurkan. Sedangkan untuk menetapkan dimensi saluran dan bangunan drainase yang diperlukan untuk mengalirkan debit air menggunakan Analisa Hidrolika.

Pekerjaan Jembatan
Analisa Hidrologi dan Hidrolika yang akurat pada pekerjaan jembatan digunakan untuk menentukan lokasi jembatan yang paling layak dan menguntungkan ditinjau dari aspek teknis dan ekonomis, Selain itu juga digunakan untuk menentukan :

  • debit banjir rencana sungai di lokasi jembatan.
  • lengkung debit sungai lokasi jembatan yaitu suatu lengkung yang menggambarkan hubungan antara kedalaman air sungai dan debit air.
  • kedalaman air rencana berdasarkan debit banjir rencana dan lengkung debit, kecepatan aliran maksimum di sungai lokasi jembatan serta kecepatan rata-rata maksimum yang melalui bukaan jembatan
  • panjang bukaan jembatan yang diperlukan untuk mengalirkan debit banjir rencana secara aman.
  • jenis aliran yang terjadi dan ketinggian arus balik air (back water) akibat adanya bukaan jembatan dan pengaruh pilar jembatan.
  • ketinggian lantai jembatan dan puncak tanggul sungai di hulu jembatan setelah ditambahkan tinggi jagaan.

Sumber:
Manual Hidrolika untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan
Buku 1 Prinsip-Prinsip Hidrologi dan Hidrolika
…………disini

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Prinsip Umum Hidrologi dan Hidrolika untuk Jalan dan Jembatan





Related Post to Prinsip Umum Hidrologi dan Hidrolika untuk Jalan dan Jembatan

Pelaksanaan Pekerjaan Beton untuk Jalan dan Jembatan

January 28, 2010
Penggunaan beton untuk pekerjaan jalan dan jembatan sudah lama digunakan di negara Indonsia. Hal ini karena beton memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya. Mutu...

Metode Prapembebanan Untuk Konstruksi Jalan Di Atas Gambut

May 11, 2009
Prapembebanan (preloading) adalah suatu metode konstruksi perbaikan tanah berupa pemempatan timbunan pada lokasi yang akan distabilisasi dengan berat sekurang-kurangnya sama dengan berat struktur di...

Membuat Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan

January 21, 2011
Rencana Anggaran Biaya atau RAB  merupakan pekerjaan perencanaan yang dapat menjembatani antara kebutuhan desain dan anggaran yang tersedia sehingga suatu pekerjaan sesuai dengan yang...

Perpres 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

October 29, 2010
Perpres No. 54 Tahun 2010 secara hukum dinyatakan berlaku sejak ditandatangani yaitu tanggal 6 Agustus 2010, akan tetapi oleh LKPP diberikan aturan peralihan dan...