Home » Tata Cara » Perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi

Perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi

June 28th, 2010 Tata Cara

Standar Perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi ini merupakan hasil revisi SNI 03-2836-2002, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi batu belah untuk bangunan sederhana, dengan perubahan pada indeks harga bahan dan indeks harga tenaga kerja.

Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan pondasi yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan pondasi untuk bangunan gedung dan perumahan.

Jenis pekerjaan pondasi yang ditetapkan meliputi:

  1. pekerjaan pembuatan pondasi batu belah dalam berbagai komposisi campuran.
  2. pemasangan anstamping / batu kosong.
  3. pembuatan pondasi sumuran dan pondasi siklop.

Persyaratan umum dalam perhitungan harga satuan terdiri atas perhitungan harga satuan pekerjaan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia yang berdasarkan harga bahan dan upah kerja sesuai dengan kondisi setempat, spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan.

Persyaratan teknis dalam perhitungan harga satuan pekerjaan mencakup pelaksanaan perhitungan satuan pekerjaan didasarkan kepada gambar teknis dan rencana kerja serta syarat-syarat (RKS).

Perhitungan indeks bahan telah ditambahkan toleransi sebesar 5%-20%, dimana di dalamnya termasuk angka susut yang besarnya tergantung dari jenis bahan dan komposisi adukan, jam kerja efektif untuk tenaga kerja diperhitungkan 5 jam perhari.


Sumber :
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan (SNI 2836:2008)

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi





Related Post to Perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi

Prinsip Umum Hidrologi dan Hidrolika untuk Jalan dan Jembatan

March 26, 2010
Pekerjaan Jalan Kurang memadainya drainase jalan dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan konstruksi jalan. Oleh karena itu perencanaan sistem drainase jalan harus dilaksanakan dengan...

Perpres Nomor 4 Tahun 2015

May 2, 2015
Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 merupakan Perubahan keempat Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah membuat beberapa perubahan yang cukup signifikan...

Menghitung Kebutuhan Keramik

May 1, 2013
Menghitung kebutuhan keramik disini dengan maksud untuk memprediksi banyaknya keramik yang akan diperlukan untuk menutup luasan lantai ruangan. Gambar perencanaan yang telah anda dibuat...

Stabilisasi Dangkal Tanah Lunak Untuk Konstruksi Timbunan Jalan (Dengan Semen dan Cerucuk)

May 17, 2009
Stabilisasi tanah dengan menggunakan semen pertama kali dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1935 dan sejak itu penggunaannya berkembang cukup pesat. Pondasi bangunan untuk...