Home » Tata Cara » Perhitungan harga satuan pekerjaan beton

Perhitungan harga satuan pekerjaan beton

June 29th, 2010 Tata Cara

Perhitungan harga satuan pekerjaan beton ini merupakan revisi RSNI T-13-2002, Tata cara perhitungaan harga satuan pekerjaan beton, menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan beton yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan.

Jenis pekerjaan beton yang diterapkan meliputi pekerjaan:

  • Pembuatan beton ƒ’c=7,4 MPa (K100) s/d ƒ’c=31,2 MPa (K350) untuk pekerjaan beton bertulang,
  • Pemasangan water stop dan bekisting berbagai komponen struktur bangunan,
  • Pembuatan pondasi, sloop, kolom, balok, dinding, beton bertulang, kolom praktis dan ring balok.

Persyaratan umum dalam perhitungan harga satuan pekerjaan adalah sebagai berikut:

  1. Berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, berdasarkan harga bahan dan upah kerja sesuai dengan kondisi setempat,
  2. Spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan.

Sedangkan persyaratan teknis dalam perhitungan harga satuan pekerjaan adalah sebagai berikut:

  • Perhitungan harus didasarkan pada gambar teknis dan rencana kerja serta syarat-syarat (RKS),
  • Perhitungan indeks bahan telah ditambahkan toleransi sebesar 5%-20%, termasuk angka susut, yang besarnya tergantung jenis bahan dan komposisi adukan,
  • Jam kerja efektif untuk tenaga kerja diperhitungkan 5 jam/hari.
  • Secara rinci dilampirkan penetapan indek harga satuan pekerjaan beton.


Sumber :
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan (SNI 7394:2008)

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Perhitungan harga satuan pekerjaan beton





Related Post to Perhitungan harga satuan pekerjaan beton

Peresapan Air untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

February 21, 2011
Perkembangan perumahan dan permukiman yang pesat sering kurang terkendali dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang sehingga mengakibatkan banyak kawasan rendah yang semula berfungsi...

Membuat Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan

January 21, 2011
Rencana Anggaran Biaya atau RAB  merupakan pekerjaan perencanaan yang dapat menjembatani antara kebutuhan desain dan anggaran yang tersedia sehingga suatu pekerjaan sesuai dengan yang...

Kekurangan dan Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

May 25, 2012
Setiap bahan konstruksi yang digunakan dalam membangun rumah anda pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya baik dari kekuatan, keindahan bentuk atau yang lainnya. Begitu juga...

Panduan Geoteknik

January 13, 2010
Panduan Geoteknik yang dibuat pada proyek Indonesian Geotechnical Materials and Construction (IGMC) ini dirancang sebagai sebuah studi terhadap tanah lunak dan tanah lapukan tropis...