Dalam penerapan jalan beton semen, pengambil kebijakan harus mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan disekitar lokasi proyek, sehingga tidak terjadi kesulitan ataupun permasalahan dikemudian hari setelah perkerasan jalan beton semen dilaksanakan.
PedomanPelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen Perencanaan Perkerasan JalanPelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen Beton Semen (Pd T-14-2003) merupakan adopsi dari AUSTROADS, Pavement Design, A Guide to the Structural Design of Pavements (1992), sehingga dengan diterbitkannya Pedoman ini, maka Pedoman yang terdahulu tidak berlaku lagi.
Ruang lingkup mencakup dasar-dasar ketentuan perencanaan perkerasan jalan, yaitu :
Pedoman Perkerasan Beton semenPelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen ini menguraikan Prosedur Perencanaan Tebal Perkerasan dan contoh Perhitungan. Perkerasan beton semen pra-tegang tidak termasuk di dalam buku ini. Prosedur ini tidak direkomendasikan untuk perencanaan tebal perkerasan di daerah permukiman dan kawasan industri.
Pedoman Perencanaan Perkerasan Jalan BetonPelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen Semen dapat diunduh disini.
gimana cara menghitung nilai esal…thaks
gmn hitung tebal pelat rigid pavement…thanks…