Home » Construction Materials » Menghitung Kebutuhan Keramik

Menghitung Kebutuhan Keramik

May 1st, 2013 Construction Materials

menghitung kebutuhan keramikMenghitung kebutuhan keramik disini dengan maksud untuk memprediksi banyaknya keramik yang akan diperlukan untuk menutup luasan lantai ruangan. Gambar perencanaan yang telah anda dibuat dapat dijadikan dasar untuk membantu menghitung kebutuhan keramik secara detail.

Sebelum menghitung kebutuhan ada baiknya mengenal lebih dahulu jenis keramik berdasarkan lapisan bahannya.

1.  Keramik Glazed yaitu keramik dengan lapisan glasir.

Glazir merupakan campuran yang terdiri dari bahan silikat yang membentuk lapisan tipis gelas pada permukaan keramik pada kondisi pembakaran tertentu. Glasir membuat keramik menjadi kedap gas atau cairan, sekaligus membuat badan keramik menjadi lebih kuat serta membentuk lapisan artistik yang indah menghasilkan efek dekoratif dan mudah dibersihkan. Keramik glazed merupakan jenis keramik yang banyak dipasaran.

2.  Keramik Unglazed yaitu keramik tanpa lapisan glasir.

Keramik jenis ini tidak ada lapisan glasirnya. Jadi pencampuran bahan utama dan motif keramik dilakukan sejak awal sebelum pembentukan sehingga ada kesatuan warna bagian permukaan dan belakang. Permukaan keramik mengkilat dengan cara dipolish. Keramik jenis ini biasanya lebih tebal, keras dan tinggi kekuatannya dari pada keramik berglasir. Jenis keramik ini cocok untuk tempat yang ramai dengan aktivitas tinggi.

Secara umum keramik dapat dipasang pada hampir semua ruangan. Namun perlu diperhatikan pemilihan jenis keramik yang akan dipasang disesuaikan dengan fungsi ruangannya.

Sebagai contoh keramik dipakai untuk ruangan kamar mandi. Hal ini karena sifat keramik yang permukaannya memilik daya serap sangat kecil atau kedap air sehingga memudahkan sekali dalam pemeliharaan dan pembersihannya.

Pemasangan keramik di dapur  tidaklah menjadi masalah karena permukaan keramik yang tahan goresan dan panas. Selain itu pemasangan keramik di dapur dapat menghilangkan kesan suasana kumuh dan kotor sebab mudah dibersihkan.

Oleh karena itu sebelum anda membeli keramik, perhatikan letak serta karakteristik ruangan yang akan anda pasang keramik. Sehingga jenis keramik sesuai dengan desain yang anda inginkan. Kemudian anda perhitungkan kebutuhan keramik secara tepat supaya keramik tidak sisa banyak.

Cara menghitung kebutuhan keramik lantai dapat menggunakan acuan gambar desain atau perencanaan. Untuk pemasangan lantai keramik secara lurus, anda lebihkan 1 – 2 % dari kebutuhan.  Apabila pemasangan keramik secara diagonal, maka keramik yang dilebihkan 4% dari jumlah keramik yang dibutuhkan. Umumnya satu  kotak dos keramik menutupi lantai seluas 1 m2.

Contoh perhitungan. Untuk ruangan ukuran 4 m x 6 m atau 24 m2 membutuhkan 24 dos keramik. Untuk cadangannya berarti 1 % x 24 dos =  0,24 dos keramik. Karena dipasaran tidak memungkinkan untuk membeli 0.24 dos dibulatkan jadi 1 dos. Sehingga keramik yang dibutuhkan menjadi 24 dos + 1 dos = 25 dos keramik lantai.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Menghitung Kebutuhan Keramik





Related Post to Menghitung Kebutuhan Keramik

Apa Itu Baja Ringan?

June 17, 2011
Baja ringan adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional.  Ada bebarapa macam baja ringan...

Tips Menghias Langit-Langit Kamar

November 2, 2010
Tips Menghias Langit-Langit Kamar dengan Kerlap kerlip Sinar Bintang di Malam Hari. Adalah Markus Watts dengan pengalamannya sejak tahun 1995 berkreasi dengan menghias langit-langit...

Dinding Bangunan Rumah

June 27, 2012
Dinding merupakan pembatas ruangan sebagai pemisah ruangan satu dengan yang lainnya. Dengan begitu anda dapat membedakan jenis serta fungsi ruangan pada bangunan rumah anda...

Pedoman Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen

April 2, 2009
Dalam penerapan jalan beton semen, pengambil kebijakan harus mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan disekitar lokasi proyek, sehingga tidak terjadi kesulitan ataupun permasalahan dikemudian hari setelah perkerasan...