Home » Tata Cara » Mengatasi Kerusakan Cat

Mengatasi Kerusakan Cat

November 24th, 2015 Tata Cara

mengatasi kerusakan cat

Mengatasi Kerusakan Cat. Beberapa bentuk kerusakan cat yang sering dijumpai antara lain adalah lapisan cat yang mengelupas, permukaan cat menggelembung, berjamur dan belang-belang. Cat yang rusak akan mengurangi keindahan pemandangan rumah untuk dilihat.

Cat Terkelupas
Terkelupasnya lapisan cat pada dinding dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut :

  • Pengecatan dilakukan pada permukaan yang kotor atau berminyak.
  • Penggunaan plamur tembok yang berkualitas rendah.
  • Pengecatan ulang dilakukan pada permukaan dinding lama yang telah mengapur.
  • Pengecatan ulang di atas permukaan cat lama yang memiliki kualitas cat rendah.

Untuk mengatasi masalah ini dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Buang semua lapisan cat yang lama dengan cara diamplas atau dikerok.
  • Bersihkan dengan menggunakan air.
  • Tunggu sampai benar-benar kering, baru dilakukan pengecatan kembali. Bisa juga dilapisi cat dasar dulu sebelum pengecatan akhir.

Cat Menggelembung
Permukaan cat yang menggelembung dapat terjadi karena dinding belum kering saat dilakukan pengecatan. Bisa juga akibat kualitas cat yang lama berkualitas rendah dibandingkan dengan cat yang baru pada pekerjaan pengecatan ulang.

Untuk mengatasinya adalah sebagai berikut:

  • Ketika timbul gelembung pada saat pengecatan, biarkan dan tunggu sampai cat kering. Biasanya gelembung tersebut akan ikut mengempis seiring dengankeringnya cat.
  • Apabila cat tetap menggelembung maka dapat dilakukan langkah berikut:
    • Kupas permukaan cat yang menggelembung lalu bersihkan.
    • Lakukan pengecatan ulang pada lokasi tersebut.

Cat Berjamur
Permukaan cat yang berjamur umumnya terjadi pada lokasi yang lembab seperti kamarmandi, dapur dan lokasi ruangan yang kurang ventilasi udaranya. Hal ini dapat terjadi karena plesteran pada lokasi tersebut tidak dibuat plesteran trasram sehingga air dapat menembus dinding yang memicu timbulnya jamur. Untuk plesteran tasram campuran adukannya adalah 1 semen : 3 pasir.

Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Bersihkan jamur pada lokasi cat dengan menggunakan larutan kaporit.
  • Biarkan dinding hingga mengering, lalu lakukan pengecatan kembali.
  • Agar cat bisa tahan lama, sebaiknya gunakan cat yang mengandung weatherproof/kedap air.

Cat Belang-Belang
Permukaan cat belang-belang dapat terjadi karena pengecatan dilakukan pada saat kondisi tembok masih basah (plesteran dan acian belum kering) sehingga kadar air dan kandungan alkali  masih tinggi.

Belang-belang pada cat ini dapat diatasi dengan cara sebagai berikut :

  • Gosok tembok dengan ampelas hingga pori-pori cat terbuka sehingga terjadi penguapan air dari dinding.
  • Biarkan beberapa lama sampai benar-benar kering, kemudian lakukan pengecatan ulang.
  • Untuk mencegah terjadinya belang-belang pada cat maka sebaiknya dilakukan pengecekan kadar kelembaban dan alkali tembok.

 

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Mengatasi Kerusakan Cat





Related Post to Mengatasi Kerusakan Cat

Gambut (extremely low bearing capacity)

March 9, 2009
Gambut (peat,moor,mire,fen) adalah tanah lunak organik yang mempunyai daya dukung yang sangat rendah. Gambut mengandung bahan organik lebih dari 30%.  Sebagai campuran dari fragmen...

Biaya Renovasi Bangunan

March 24, 2015
Biaya Renovasi Bangunan – Merencanakan biaya merupakan langkah awal mempersiapkan renovasi. Idealnya segala kebutuhan renovasi dapat disesuaikan dengan budget yang kita miliki. Dalam suatu...

Stabilisasi Dangkal Tanah Lunak Untuk Konstruksi Timbunan Jalan (Dengan Semen dan Cerucuk)

May 17, 2009
Stabilisasi tanah dengan menggunakan semen pertama kali dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1935 dan sejak itu penggunaannya berkembang cukup pesat. Pondasi bangunan untuk...

Teknik Konstruksi Jalan Di Atas Tanah Ekspansif

May 23, 2009
Tanah ekspansif adalah tanah atau batuan yang kandungan lempungnya memiliki potensi kembang-susut akibat perubahan kadar air. Tanah ekspansif memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis...