Rencana Anggaran Biaya atau RABĀ merupakan pekerjaan perencanaan yang dapat menjembatani antara kebutuhan desain dan anggaran yang tersedia sehingga suatu pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan. RAB dapat digunakan sebagai acuan dan media kontrol dalam pekerjaan pembangunan karena setiap jenis pekerjaan berbeda satu dengan yang lain dan kebutuhan material serta kuantitas pekerjaannya pun berbeda pula.
Apabila dananya terbatas, dengan melihat Rencana Anggaran Biaya yang telah dibuat dapat menentukan bagian pekerjaan mana yang bisa didahulukan dan mana yang dapat dikerjakan belakangan supaya tidak mengganggu pekerjaan yang lain.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membuat Rencana Anggara Biaya meliputi:
1. Hitung Volume Pekerjaan
Volume pekerjaan dapat dihitung dengan melihat gambar kerja yang sudah dibuat sebelumnya. Perhitungan volume dapat menggunakan rumus matematika sederhana sesuai dengan jenis pekerjaan yang ada dalam perencanaan.
2. Analisis Jenis Pekerjaan
Jenis-jenis pekerjaan dalam rencana pembangunan memerlukan material dan upah pekerjaan yang tidak sama satu dengan yang lain. Untuk itulah diperlukan analisis jenis pekerjaan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan di dalamnya. Analisis pekerjaan dipakai untuk menentukan harga satuan pekerjaan yang digunakan dalam perhitungan RAB.
3. Estimasi Biaya Secara Keseluruhan
Menghitung esitmasi biaya secara keseluruhan setelah volume pekerjaan dihitung dan analisis jenis pekerjaan serta harga satuan upah dan material. Harga satuan upah dan material dapat diperoleh dengan survey lapangan di pasaran atau berkonsultasi pada konsultan atau kontraktor untuk mendapatkan harga yang tepat.








Pretty good publish. I just stumbled upon your blog site and wanted to say that I’ve really enjoyed reading your blog site posts. Any way I’ll be subscribing to your feed and I hope you publish again soon.