Home » Transportation » Konstruksi Jalan di Tanah Gambut

Konstruksi Jalan di Tanah Gambut

March 13th, 2009 Transportation

jalan-gambut-2Indonesia memiliki lahan gambut seluas 27.000.000 Ha terpusat di Pulau-pulau Kalimantan, Sumatera dan Irian Jaya. Beberapa daerah Indonesia memiliki lapisan gambut yang sangat dalam. Areal gambut kurang diperhatikan karena tidak menarik secara ekonomi. Namun pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi memaksa orang membangun di atas tanah gambut. Penggunaan lahan gambut sebagai areal pertanian, permukiman maupun infrastruktur seperti jalan. Pada awalnya jalan di tanah gambut dengan menggunakan alas rangkaian kayu gelondongan, untuk memperbaiki daya dukung gambut dan menyeragamkan penurunan.

Di daerah gambut untuk mendapatkan stabilitas tanah yang baik membutuhkan waktu yang relatif lama yaitu cara konvensional dengan pre-loading. Salah satu alternatif dengan membuat aliran vertikal atau horisontal drainase pada tanah gambut itu sendiri selama proses pre-loading berlangsung. Pre-loading dengan drainase ini dimaksudkan agar air yang termampatkan selama proses konsolidasi lebih cepat mengalir akibat tanah akan mengalami penurunan (settlement). Penurunan akibat pre-loading ini diharapkan dapat mengurangi penurunan bangunan nantinya.

Besarnya pre-loading ini tergantung pada pembebanan bangunan yang akan diterima oleh tanah serta penurunan bangunan yang diizinkan tentunya. Proses drainase dapat dibantu dengan pembuatan sumuran-sumuran yang berisi material sangat permeable seperti kerikil, pasir kasar, kerakal. Bisa juga dengan bahan sintetis yang telah banyak digunakan. Diharapkan dengan proses drainase ini tanah akan cepat lebih stabil dan settlement tidak melebihi batas-batas yang telah ditentukan.

Untuk konstruksi jalan diperlukan penelitian terhadap sifat-sifat teknik gambut yang mencakup daya dukung, besar dan waktu penurunan, ketebalan serta jenis tanah yang berada dibawahnya.

Metode terapan untuk konstruksi suatu struktur akan sangat bergantung pada beberapa aspek misalnya tebal gambut, daya dukung lapisan tanah di bawah gambut, sifat konstruksi di atasnya serta sifat dan komposisi dari gambut (peat) itu sendiri.

Untuk lapisan gambut dengan kedalaman 0 – 2m cara yang paling mudah adalah dengan membuang/mengupas lapisan gambut tersebut dan menggantinya dengan material yang lebih baik. Jika kedalamannya 3 – 4m, konstruksi dengan menggunakan cerucuk kayu (dolken). Sedangkan lapisan gambutnya sangat dalam maka konstruksi menggunakan tiang pancang atau dengan menggunakan material alternatif yang ringan seperti EPS (expanded polyesthyrine) dapat menjadi pilihan. Namun tentu kita harus memperhitungkan segi biayanya pula.

Settlement pada gambut dapat pula dipercepat dengan melakukan preloading dengan menggunakan system vertical drain (PVD), sand drain dan lain-lain. Metode ini dapat dipilih jika sesuai dan telah melakukan analisis mendalam berdasarkan soil investigation yang baik serta dengan menggunakan pendekatan yang tepat. Saat ini banyak software yang telah dikembangkan untuk dapat membantu memperhitungkan besarnya dan lamanya settelemnt yang akan terjadi berdasarkan karakteristik lapisan gambut setempat.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Konstruksi Jalan di Tanah Gambut





Related Post to Konstruksi Jalan di Tanah Gambut

Perpres 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

October 29, 2010
Perpres No. 54 Tahun 2010 secara hukum dinyatakan berlaku sejak ditandatangani yaitu tanggal 6 Agustus 2010, akan tetapi oleh LKPP diberikan aturan peralihan dan...

Perhitungan harga satuan pekerjaan dinding

July 1, 2010
Standar Perhitungan harga satuan pekerjaan dinding ini merupakan hasil revisi SNI 03-6897-2002, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan dinding  yang disesuaikan dengan keadaan di...

TATA CARA PEMELIHARAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)

April 3, 2009
Tanpa pemeliharaan dan perbaikan jalan secara memadai, baik rutin maupun berkala, akan dapat mengakibatkan kerusakan yang besar pada jalan, sehingga jalan akan lebih cepat...

Menghitung Harga Satuan Untuk Rencana Biaya Pembangunan Gedung

June 27, 2010
Analisa biaya dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Gedung selama ini banyak menggunakan Analisa BOW (Burgeslijke Openbare Werken) yang merupakan buku panduan produk zaman...