Home » Construction Materials » Dinding Batu Bata

Dinding Batu Bata

September 27th, 2012 Construction Materials

Dinding dari pasangan batu bata umumnya dibuat dengan ketebalan ½ batu dan minimal setiap jarak 3 m diberi kolom praktis sebagai pengikat dan penyalur beban. Dinding baru bata biasanya dipakai sebagai konstruksi non structural yang tidak menahan beban.

Hampir disetiap tempat terdapat pembuatan batu bata karena material ini paling banyak digunakan di Indonesia. Selain itu juga bahan bakunya yaitu  tanah liat mudah didapat dan proses pembuatannya pun sederhana sehingga harga dipasaran relative murah juga.

Pemasangan dinding batu bata tidak membutuhkan waktu yang lama dan prosesnya tidak rumit. Anda dapat menggunakan batu bata merah local dengan kualitas terbaik, siku dan sama ukurannya.

Batu bata sebelum dipasang terlebih dahulu disiram agar nantinya dapat melekat kuat pada spesi atau adukan yang digunakan untuk merekatkan batu bata tersebut. Selain itu penyiraman air pada batu bata digunakan sebagai pengikat plesteran dan acian pada saat dinding berdiri nanti.

Pemasangan dinding batu bata dapat menggunakan campuran adukan spesi dengan perbandingan antara semen dan pasir pasang 1: 4 atau 1:5 akan tetapi untuk dinding bagian bawah pada pasangan batu bata mulai dari permukaan sloof sampai ketinggian 40 cm dan tempat-tempat lain yang senatiasa berhubungan dengan air (pasangan kedap air) menggunakan adukan yang rapat air dengan campuran 1 semen : 2 pasir pasang atau 1 semen : 3 pasir pasang.

Pemasangan dinding bata dilakukan bertahap, setiap tahap berdiri maksimum 24 lapis atau sekitar 1.00 m setiap harinya diikuti dengan cor kolom praktis.

Bidang dinding ½ batu yang luasnya lebih besar dari 12 m2 ditambahkan kolom dan balok penguat dengan ukuran 11×11 cm dengan tulangan pokok minimal berdiameter 8 mm dan begel berdiameter 6 mm jarak 200 mm.

Pertemuan antara pasangan bata dengan kolom harus diberi penguat stek besi beton minimal diameter 8 mm dengan jarak 50 cm yang terlebih dahulu di tanam pada bagian kolom. Sedang pada bagian yang ditanam dalam pasangan bata minimum 30 cm.

Batu bata pecah yang terpasang jumlahnya tidak boleh melebihi 10 % dari jumlah batu bata yang utuh.

Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Dinding Batu Bata





Related Post to Dinding Batu Bata

Teknik Konstruksi Jalan Di Atas Tanah Ekspansif

May 23, 2009
Tanah ekspansif adalah tanah atau batuan yang kandungan lempungnya memiliki potensi kembang-susut akibat perubahan kadar air. Tanah ekspansif memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis...

Jenis-Jenis Plafon Rumah Keunggulan dan Kelemahannya

February 22, 2012
Semua bahan untuk jenis plafon rumah merupakan bahan–bahan yang baik dan berkualitas. Tinggal anda saja yang menentukan bahan yang mana yang cocok sesuai dengan...

Timbunan Jalan Pendekat Jembatan (Oprit)

April 12, 2009
Timbunan jalan pendekat jembatan yaitu segmen yang menghubungkan konstruksi perkerasan dengan kepala jembatan. Adalah merupakan segmen sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi tertentu...

Pedoman Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen

April 2, 2009
Dalam penerapan jalan beton semen, pengambil kebijakan harus mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan disekitar lokasi proyek, sehingga tidak terjadi kesulitan ataupun permasalahan dikemudian hari setelah perkerasan...