Arya Persada

Civil Engineering Learn Business Internet Marketing Online

Archive for the ‘Pedoman’ Category

Tanah Dasar Jalan

Posted by admin 1 Comment

Tanah dasar merupakan pondasi bagi perkerasan baik perkerasan yang terdapat pada alur lalu-lintas maupun bahu. Dengan demikian tanah dasar merupakan konstruksi terakhir yang menerima beban kendaraan yang disalurkan oleh perkerasan. Pada kasus yang sederhana tanah dasar dapat terdiri atas tanah asli tanpa perlakuan sedangkan pada kasus lain yang lebih umum, tanah dasar terdiri atas tanah  [ Read More ]

Penggunaan beton untuk pekerjaan jalan dan jembatan sudah lama digunakan di negara Indonsia. Hal ini karena beton memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya. Mutu beton yang digunakan dalam pekerjaan jalan dan jembatan adalah sebagai berikut: 1. Beton mutu tinggi, kuat tekan antara 35 – 65 Mpa setara K400 – K800. Umumnya digunakan untuk beton prategang  [ Read More ]

Categories: Pedoman

Panduan Geoteknik

Posted by admin 4 Comments

Panduan Geoteknik yang dibuat pada proyek Indonesian Geotechnical Materials and Construction (IGMC) ini dirancang sebagai sebuah studi terhadap tanah lunak dan tanah lapukan tropis Indonesia yang diharapkan dapat menghasilkan panduan geoteknik dan kontruksi yang cocok untuk kondisi di Indonesia. Diharapkan pula, dengan pengembangan sumber daya manusia dan peralatan yang tepat, dapat meningkatkan kemampuan penelitian dalam  [ Read More ]

Categories: Pedoman

Sistem drainase merupakan serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan ke badan air (sungai dan danau) atau tempat peresapan buatan. Dalam merencanakan sistem drainase jalan berdasarkan pada keberadaaan air permukaan dan bawah permukaan, sehingga perencanaan drainase jalan dibagi menjadi: drainase permukaan (surface drainage) drainase bawah permukaan (sub  [ Read More ]

Categories: Pedoman

Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen (Pd T-05-2004-B) prosedur pelaksanaan perkerasan beton mencakup persyaratan bahan, penyiapan tanah dasar dan lapis pondasi, penyiapan pembetonan, pembetonan, pengendalian mutu dan pembukaan untuk lalu-lintas. Hal utama yang harus dilakukan dalam pengawasan selama pelaksanaan perkerasan beton semen adalah sebagai berikut: a) pekerjaan awal: – mempelajari gambar rencana dan spsefikasi  [ Read More ]

Categories: Pedoman
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Popular Posts

TATA CARA PEMELIHARA

Tanpa pemeliharaan dan perbaikan jalan secara memadai, baik rutin maupun ...

Mengapa Kondisi Jala

Banyak sekali keluhan warga kota tentang kondisi jalan yang rusak ...

Transaksi Dengan Pay

Transaksi Dengan Paypal Untuk Bisnis Online. Paypal merupakan salah satu ...

Panduan Geoteknik

Panduan Geoteknik yang dibuat pada proyek Indonesian Geotechnical Materials and ...

Gambut (extremely l

Gambut (peat,moor,mire,fen) adalah tanah lunak organik yang mempunyai daya dukung ...

Sponsors

  • Pasang Iklan Disini
  • Pasang Iklan Disini
  • Pasang Iklan Disini
  • Pasang Iklan Disini