Home » Marketing » Beragam Istilah Dalam Properti

Beragam Istilah Dalam Properti

July 17th, 2012 Marketing

kamus istilah propertiBanyak istilah yang sering digunakan oleh pelaku bisnis dalam dunia investasi properti. Dengan mengetahui istilah-istilah properti, seseorang akan dapat mengerti maksud dari kata-kata tersebut sehingga akan meningkatkan kompetensi saat melakukan investasi di bidang property.

Dengan menggunakan istilah-istilah tersebut seseorang akan lebih mudah melakukan transaksi penting di bidang investasi properti.

Istilah yang digunakan kebanyakan diambil dari bahasa asing.  Adapun beberapa istilah tersebut sebagai berikut:

  1. Cluster : kelompok bangunan yang dibentuk oleh pengembang dengan membagi sebuah site plan kawasan property menjadi beberapa bagian dengan tujuan untuk segmentasi bangunan berdasarkan tipe dan luasan.
  2. Booming : kondisi pada saat tertentu ketika di suatu daerah terjadi peningkatan kegiatan investasi.
  3. Demand : tingkat permintaan yang menggambarkan besarnya permintaan masyarakat terhadap objek property.
  4. Supply : atau penyaluran atau pengadaan adalah suatu istilah ekonomi yang menunjukan besarnya tingkat penyaluran objek property.
  5. Wait and See : suatu istilah yang lebih cenderung sebagai strategi tindakan untuk diam dan mengamati sambil menunggu saat yang tepat untuk memulai tindakan berikutnya.
  6. Turn Over : untuk menggambarkan waktu balik modal dari sebuah investasi.
  7. Turn Key : waktu penyerahan kunci rumah dari pengembang atau kontraktor kepada pemilik.
  8. Good Investment : pengambilan sebuah keputusan yang tepat dalam sebuah investasi sehingga menghasilkan investasi yang baik.
  9. Loss Transaction : jumlah dalam nominal mata uang yang hilang pada saat melakukan transaksi investasi yang tidak terlihat secara kasat mata. Sebagai contoh jumlah prosentase yang harus dibayarkan kepada seorang broker saat pembelian sebuah property atau biaya PPH yang harus dibayar.
  10. Nice property: property yang dinilai bagus yang dilihat dari berbagai sisi, baik yang menyangkut lokasi, ukuran dan kondisi bangunannya.
  11. Property Crash : kondisi pada saat aktivitas investasi mengalami goncangan karena goyahnya perekonomian di suatu negara.
  12. Prosperous (prospek): kondisi pada saat tertentu yang terjadi di suatu daerah ketika dinilai daerah tersebut berpotensial untuk dijadikan sebagai objek investasi.
  13. Recession (resesi) : kondisi pada saat tertentu ketika di suatu daerah terjadi penurunan daya beli masyarakat.
  14. Urban : daerah pinggiran kota yang biasanya merupakan daerah penyangga pusat kota.
  15. Site Plan : sering disebut juga rencana tapak adalah gambar dua dimensi yang menunjukkan detail dari rencana yang akan dilakukan terhadap sebuah kavling tanah, baik menyangkut rencana jalan, utilitas air bersih dan air kotor, listrik, fasilitas umum dan fasilitas sosial serta cluster-cluster yang direncanakan.
Share this post to your friends!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Leave comment for Beragam Istilah Dalam Properti





Related Post to Beragam Istilah Dalam Properti

Tips Membeli Keramik

July 15, 2013
Jika akan membeli keramik dipasaran akan menjumpai harga yang sangat bervariasi mulai dari puluhan ribu per m2 hingga ratusan ribu per m2. Hal ini...

Gambut (extremely low bearing capacity)

March 9, 2009
Gambut (peat,moor,mire,fen) adalah tanah lunak organik yang mempunyai daya dukung yang sangat rendah. Gambut mengandung bahan organik lebih dari 30%.  Sebagai campuran dari fragmen...

Perhitungan harga satuan pekerjaan besi dan aluminium

July 3, 2010
Standar ini merupakan hasil revisi dari RSNI T-16-2002 Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan besi dan aluminium. Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan...

Pedoman Studi Kelayakan Proyek Jalan dan Jembatan

March 30, 2009
Maksud dan tujuan pedoman studi kelayakan proyek jalan dan jembatan ini adalah untuk mengatur tindak lanjut dan menganalisis secara lebih rinci alinyemen pada koridor...